Ini Cerita Alex Fernando, Korban Pengemudi Maut Livina di Jl Ampera
pada tanggal
Kamis, 27 Desember 2012
Edit
Bagi Alex Fernando (27), hari Rabu (26/12/2012) kemarin adalah hari yang biasa. Siang hari dia bekerja, dan pulang larut malam seperti hari lainnya. Namun tak disangka, usai makan malam di warung pecel lele di Jl Ampera Raya, dia ditabrak mobil Nissan Grand Livina yang ngebut tak terkendali.
Usai ditabrak, Alex kehilangan kesadaran. Dia tak tahu apa yang terjadi usai ditabrak di warung pecel lele di Jalan Ampera itu. Saat kesadarannya kembali datang, dia sudah berada di atas mobil bak yang sedang membawanya ke RS Fatmawati.
"Kejadiannya setelah saya selesai makan, lagi siap-siap mau pulang. Pas saya jalan ke motor, tiba-tiba ada mobil nabrak. Abis itu saya nggak sadar, sadarnya udah di mobil bak," kata Alex dengan suara parau saat ditemui di RS Fatmawati, Jalan Fatmawati, Jakarta Selatan, Kamis (27/12/2012).
Saat ditemui di RS Fatmawati, Alex masih terbaring lemas. Wajah dekat mata kirinya lebam, kedua kakinya diperban, suaranya parau, bahkan untuk duduk dia tak mampu. Alex masih mengenakan baju dinas Firstmedia warna merah, di mana dia sebagai pemasar di perusahaan itu. Dia ditemani ibunya yang telah datang ke rumah sakit sejak pagi tadi. Ibunya terlihat sedih, namun tak mengangis.
Di sela-sela wawancara, Alex menyampaikan tuntutannya agar keluarga pelaku mengganti kerugian yang dideritanya. Dia menuntut perbaikan motor Mio-nya yang rusak akibat ditabrak mobil Livina itu.
"Saya minta ganti rugi biaya rumah sakit juga," ujarnya.
Kecelakaan terjadi di Jalan Ampera sekitar pukul 00.30 WIB. Nissan Livina B 1796 KFL menyerempet Daihatsu Taruna B 8162 RR. Kemudian mobil Livina itu dikejar oleh Daihatsu Taruna. Dalam pengejaran tersebut, Livina menabrak sejumlah motor, gerobak pecel lele serta tujuh orang yang sedang berada di dekat gerobak. Dua orang tewas dalam kejadian tersebut.
Sang sopir Livina, Andika Pradika (27), bersama penumpangnya yang merupakan warga Korea, Hwancheol (27), sempat dihakimi massa sebelum akhirnya diamankan oleh polisi. Kini Andika, Hwancheol, dua jenazah dan dua orang luka berat dirawat ada di RS Fatmawati. Sedangkan korban lainnya dirawat di rumah sakit Jakarta Medical Center (JMC).
Andika juga sudah ditetapkan sebagai tersangka.
